HIDUP SEKALI, HARUS BERPRESTASI!

Leave a Comment
HIDUP SEKALI HARUS BERPRESTASI!, UKI FEB Unsoed
Number One



Setiap manusia pasti mengalami fase kehidupan, mulai dari bayi, balita, anak-anak, dewasa, tua dan meninggal. Namun, hidup kita tak sekedar hanya menjalani fase demi fase hingga kita meninggal, ada maksud besar mengapa kita tercipta, ada maksud mendalam mengapa kita meninggal nanti. Namun dapatkah kita memaknai setiap perubahan dalam fase hidup kita? Mampukah kita menjadikan momentum perubahan itu menjadi hal yang bermakna? Apalagi jika kita ingin wujudkan MIMPI, mutlak kita harus berubah, mencari jalan terbaik dan bekerja keras untuk menggapainya.


Tidak seorang pun dari kita yang dapat menghentikan laju perubahan. Berubah bukan berarti berhenti menjadi diri sendiri. Berubah artinya menjadi diri sendiri yang lebih baik dari sebelumnya. Lebih baik karena kompetensinya bertambah, pengetahuannya bertambah, pemahamannya lebih dalam, pemikirannya lebih bijaksana, cara kerjanya lebih kompetitif, dan hidupnya lebih terarah.

Kita semua pasti memiliki potensi yang luar biasa dan unik. Potensi itu harus diubah menjadi manfaat nyata bagi orang lain. Metamorfosis potensi menuju manfaat nyata yang lebih besar itulah perubahan. Karena itu, perubahan pasti membawa tantangan sekaligus peluang. Karena itu, keberhasilan sebuah perubahan dapat diukur dari kemampuan kita mengubah tantangan menjadi peluang.

Memang tak dapat dipungkiri, proses perubahan itu sendiri dapat menimbulkan ketidaknyamanan, mungkin juga kesulitan. Tapi itu hanya bersifat sementara dan sangat manusiawi. Karena kita sedang menyesuaikan diri dengan keadaan dan situasi yang baru. Kita memang perlu adaptasi terhadap perubahan. Membiasakan diri terhadap hal-hal baru yang sebelumnya tidak kita lakukan. Namun tujuan akhirnya adalah menghasilkan kebaikan yang lebih luas, memberi manfaat yang lebih besar.

Berubah, bisa mudah, bisa juga sulit. Tergantung pada kita dalam menyikapi perubahan itu sendiri. Lalu, apa yang harus kita lakukan ? Tidak ada pilihan lain kecuali merespon positif setiap perubahan yang terjadi. Beberapa jurus yang dapat kita lakukan dalam menyikapi perubahan adalah :

  1. Bersikap positif, agar kita bisa objektif dan kreatif menghadapi perubahan, bukan mengeluh.
  2. Adaptasi, agar kita mudah menyesuaikan diti terhadap situasi yang ada.
  3. Pahami apa yang sudah berlalu dan yang akan datang, agar kita dapat mengidentifikasi apa yang harus dilakukan.
  4. Tingkatkan pengetahuan dan kompetensi, agar mampu menghadapi tantangan sebagai akibat dari perubahan.
  5. Ubahlah tantangan menjadi peluang, agar menjadi motivasi dan menguatkan diri kita. Sungguh, kita butuh perubahan untuk mencapai tingkatan yang lebih baik. Kita juga harus berani keluar dari zona nyaman atau comfort zone saat ini untuk menuju another comfort zone yang lebih baik. Kini bersiaplah untuk mengelola perubahan, karena hidup kita hanya sekali, maka dari itu harus berprestasi... 


Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (Ar Ra’d : 11)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.