Allah Swt menciptakan manusia dan makhluknya tidak ada yang sia-sia. Ada yang bahagia, namun adapula yang tidak. Apapun nasib manusia nantinya, Allah swt memberikan manusia 3 modal yang sama, yaitu penedengaran, penglihatan dan hati.
“sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (95:4) .
Di balik semua itu, Allah pun memberikan surga yang kekal. Pada saat itu tiba, Allah tidak melihat fisik kita, tetapi Allah akan melihat hati kita. Rugi rasanya, jika urusan di dunia dilalui dengan tidak sabar, jika semua dijalankan kerena Allah, tentu akan didapat kebahagiaan yang hakiki.
Sabar adalah menahan diri dari apapun yang kita benci, menahan dari keluh kesah, karena pada pada hakikatnya,
“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir” (70:19)
Sabar, dapat menahan pemiliknya dari hal-hal yang tidak terpuji, hal ini dapat dibuktikan ketika kita tidak memiliki rasa sabar, tentu kita akan melakukan hal-hal yang tidak wajar.
Lalu, sebenarnya seberapa pentingnya sabar sabar dalam dalam menjalani kehidupan? Jawabannya adalah:
Pentingnya sabar di tujukkan pada surat (An-nahl : 127)
“Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan.”
Sabar adalah pertolongan dari Allah, kita sebagai aktivis harus tau bahwa sabar adalah ujian, dan masing-masing orang memiliki ujian yang berbeda-beda dan biasanya ujian bagi orang yang alim adalah apabila mendapat harta.
2. Sabar merupakan satu pondasi dalam berdakwah
Sabar, selalu di butuhkan dalam masing-masing tahapan dalam berdakwah, yaitu pada:
a. Sebelum dakwah (Belajar) : Dalam belajar, tentu kita akan dihadapkan pada hal-hal yang masih belum dimengerti, disini lah sabar diperukan dalam belajar / berdakwah.
b. Sabar di tengah dakwah : Sabar di sini adalah sabar agar tidak berlebih-lebihan atau terlalu membatasi diri dalam berdakwah.
c. Sabar setelah selesai : Sabar di sinii, karena biasanya, setelah kita melakukan suatu hal, kita akan terus di ganggu dengan godaan untuk mengungkit-ungkit hal tersebut.
Maka ingatlah para aktivis dakwah pada khususnya, bahwa Allah swt berfirman:
“Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu." Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (Az-zumar :10)
3. Sabar adalah rukun akhlak yang baik yang dibutuhkan oleh setiap orang.
Kalau bukan karena sabar, cobaan yang luar biasa yang diberikan kepada para Nabi, tentu akan membuatnya mundur dari jalan Allah swt. Misalnya saja pada kisah nabi Nuh as. dan Rasulullah saw. Nabi Nuh saw, berdakwah sebanyak ratusan kali, namun hanya segelintir orang yang mau mengikuti kajiaanya, kalau bukan karena sabar, mungkin saja nabi Nuh as. sudah tidak akan mau meneruskan dakwahnya. Selanjutnya kisah Rasulullah saw yang selalu saja di berikan perilaku-perilaku yang tidak sewajarnya dilakukan oleh pamanya, begitu banyak penghinaan-penghinaan yang diberikan kepada Rasulullah, jika bukan karena sabar, tentu Rasulullah mungkin akan mengikuti amarahnya yang tentu sama buruknya dengan perlakuan pamannya
Kira-kira apa yang mendasari sikap ini? Tentu pasti karena ada keyakinyan yang dipegang teguh, yaitu keyakinan akan janji Allah swt yang nyata.
4. Sabar menjadikan seorang mampu menghadapi setiap perkara yang harus dijalani.~~~~~~
Dalam bahasan ini, hal ini adalah hal yang menarik, yaitu “Bagaimana kita bisa meraih kesabaran?:
Ulama meyebutkan ada beberapa cara dalam meraih kesabaran:
1. Pahami bahwa hakikat kehidupan ini.
Hakikat hidup di dunia adalah Susah. Allah berfirman :
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah” (Al-balad:4)
2. Tidak ada satupun yang lahir dalam keadaan pandai
Manusia mendapat kepandaian karena berlatih, ingatlah firman Allah swt :
“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam syurga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pembalasan bagi orang-orang yang beramal”. “(yaitu) yang bersabar dan bertawakkal kepada Tuhannya. “ (Al-ankabut : 58-59)
Maka jadikanlah motivasi bahwa islam memiliki janji yang pasti akan Allah swt. berikan, tidak ada yang sia-sia ketika kita beramal.
3. Adanya pengetahuan manusia akan hakikat dirinya
Dalam hal ini kita harus mengetahui apa kelebihan dan kekurangan kita, sehingga tidak ada kesombongan yang terbesit dalam benak atau buruknya di lakukan.
4. Yakinlah akan datang pertolongan dan kemenangan
.
Hal ini akan menguatkan seseorang di dalam proses, karena Allah swt selalu menolong dan selalu ada.
Allah swt berfirman :
"...Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah
niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar". [Ath-Thalaq : 2]

0 komentar:
Posting Komentar