Hijab antara Ikhwan dan Akhwat

Leave a Comment
IUKI FEB Unsoed
Batasan


PressRelease

KeputrianOn Air

Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

“Hijab antara Ikhwan dan Akhwat”
Pembicara:Ukhti Sri Rohaeti

[Sekilas Info]

Hai Girls! ‘Kongkow’ Syar’i dan Islami ala Keputrian UKI FE Unsoed hadir lagi! Nah, agenda rutin ini sudah memasuki sesi ketiga lho.Tentunya dengan topik pembicaraan yang ngga kalah seru dan bermanfaatnya seperti topik yang sudah-sudah. Topik dalam sesi ketiga kali ini membahas seputar “Hijab antara Ikhwan dan Akhwat”.Mau tau lebih lengkapnya? Yuk...simak. Cekidot!!!

[Seputar Agenda]

Islam mengajarkan kepada umatnya untuk menjunjung tinggi hijab, baik itu hijab bagi wanita maupun hijab bagi pria. Sungguh Islam mengatur aspek sedemikian detail. Allah menciptakan manusia baik pria maupun wanita sudah dalam wujud yang sangat sempurna. Tentu Allah yang sangat mengetahui menciptakan kita dalam wujud seperti ini, baik itu pria maupun wanita. Ada hal penting yang Allah tegaskan bahwasannya, Allah menciptakan pria dan wanita dengan adanya hijab di antara keduanya.
Apa itu hijab? Hijab merupakan batasan-batasan yang membatasi adab pria terhadap wanita, begitu pula sebaliknya. Hal ini ditegaskan dalam QS.Al Israa [17]: 31 yang memiliki arti

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.”

Dalam ayat tersebut dijelaskan dan ditegaskan bahwa Allah melarang muslim dan muslimah untuk mendekati zina, apalagi yang melakukan zina, Allah sangat melaknat hamba-Nya yang melakukan hal tersebut. Na’udzubillah.
Berbicara mengenai hijab memanglah sangat sensitif, hijab di sini seperti yang sudah dijelaskan. Hijab adalah batasan antara ikhwan dan akhwat. Dimana dengan hal tersebut Allah memberikan sosulsi pada QS. An nur[24]: 31 yang memiliki arti

“…Dan katakanlah kepada perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pendangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya) kecuali yang biasa terlihat. Dan hendaklah mereka menutup kain kerudung ke dadanya…”

Dalam ayat tersebut, diperintahkan kepada setiap wanita untuk menjaga pandangannya dan menutup auratnya serta kemaluannya. Batasan auratwanita adalah seluruh tubuh, kecuali telapak tangan dan wajah. Bukan berarti menutup diri atau memisahkan diri dari lingkungan,  bahkan menseparatisasi diri dari ikhwan. Boleh saja berhubungan, namun dalam batas yang wajar, yaitu ketika ada keperluan saja.
Aturan yang Islam berikan sebenarnya sangatlah mudah dan indah karena konsep hijab itu sangat bermanfaat sehingga kalian dapat menjaga diri kalian. Di sisi lain Allah memberikan naluri kepada kalian untuk saling menyukai. Namun di satu sisi Allah melarang kita sebelum ikatan HALAL. Di sanalah empirisnya ujian yang Allah berikan di mana ketika kita dapat melewatinya, maka akan diangkatlah derajat diri kita oleh Allah dihadapan Allah Subhanahu wa ta’ala yang Maha Sempurna juga dihadapan sesama manusia.

Hijab dengan kehidupan pemuda/i saat ini sangat erat hubungannya karena saat ini pemuda/i tidak lagi/meninggalkan konsep hijab. Mereka menganggap bahwasannya perbuatan zina sesuatu yang wajar, lazim, tidak aneh pada hari ini. Pemuda/i saat ini tidak selektif menerima pengetahuan dan budaya kebarat-baratan, sudah sangat tipis panji keimanan mereka, bahkan yang lebih miris lagi adalah mereka mendikotomikan kehidupan dunia dan kehidupan agama! Mereka menganggap urusan dosa belakangan, saat ini nikmati hidup di dunia sepuasnya. Na’udzubillah.

Oleh karena itu, hal yang harus kita lakukan sebagai seorang muslim dan muslimah seperti yang dilakukan oleh Khalifah Umar bin Khattab r.a. “Mulailah dari diri sendiri!” karena kita dapat mengubah dan mempengaruhi lingkungan berawal dan diawali dari diri sendiri. Maka konsep hijab harus terlebih dahulu eksis dalam jiwa kita.

[‘Kepo’Time]
“Apa faktor yang membuat keeksistensian hijab menurun di kalangan para pemuda/i?”
Dari segi faktornya nih Girls, hal yng nanti akan disebutkan berasal dari dua hal besar lho. Pertama, faktor internal dan kedua, faktor eksternal.
  • Faktor Internal, keluarga. Ingat kan girls, pelajaran sosiologi? Nah, keluarga adalah tempat paling pertama bagi seorang anak untuk tahu, ingat, dan belajar akan suatu hal baru apalagi bermanfaat. Sayangnya, sekarang hal tersebut mulai ‘kendor’ untuk ditemukan bahkan dilaksanakan.
Jangankan untuk mengajari dan membantu anaknya mengajarkan agama, mungkin untuk sekedar mengingatkan atau mengantarkan anaknya ke TPA dari sisi orang tua atau keluarga era ini, mereka akan lebih memilih prioritas tanggung jawab dan kewajiban yang ditetapkan secara nyata di dalam diri mereka, yaitu berkerja untuk mencari biaya penghidupan guna kesejahteraan keluarganya, tanpa memikirkan tumbuh dan kembang lahiriyah dan bathiniah sang anak.
  • Faktor Eksternal, media atau teknologi. Hal yang satu ini nih girls, sarana yang sangat ampuh untuk mendoktrinasi seseorang dengan isme-isme yang mampu menjauhkan seseorang itu terhadap pedoman hidup umat Islam dan aturan-aturannya.

“Bagaimanasih cara berhijab di antara ikhwan dan akhwat?”

Ada tiga hal nih girls, yaitu:
  • Ketika sedang berhadapan langsung jangan sekali-kali untuk memandangnya terlalu lama.
  • Menjaga sikap. Ada pemahaman yang keliru nih Girls, ketika si ikhwan ternyata lebih tua dari si akhwat, maka si akhwat langsung memposisikan dirinya seperti seorang adik atau sebaliknya
  • Suara yang diresah-resahkan atau merdu-merdukan. Untuk yang satu ini, gunakan gaya bicara yang ala kadarnya saja sesuai dengan kepentingan antara ikhwan dan akhwat tidak dengan melebih-lebihkan.

“Bagaimana cara kalian Girls untuk menamemingi diri?”

Berpuasalah Girls. Karena cara ini selain melatih diri untuk bersikap sabar, puasa juga sarana yang dapat menangkal diri untuk menuruti hawa nafsu sesaat, khususnya hal-hal yang ditimbulkan akibat lawan jenis kalian Girls.

So, Girls! Yang gaya pertemanannya masih belok-belok segera diluruskan kembali. Karena hal itu dapat digunakan sebagai modal dari refleksi keimanan kalian.

Ok Girls! Wait the Next Ok!
Then, Let’s exPRESS your spirit in the ‘keputrian’ agenda for the best RELEASE of Soldiers TransFORMATION! Allahu akbar!

Wassalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

#becauseIslamIsTheOneSolution,Isn’tIt?
#HumasUKIFEUnsoed
#UKIFEUnsoed

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.